Mei 2017

    Dimulai dengan pengajian dan pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu yang dimulai dari siang hingga sore hari. Ini sebagai bentuk rasa syukur atas pencapaian ME yang masih satu manajemen dengan OtomotifXtra.com.

    Rekan klub dan komunitas se-Jabodetabek pun datang untuk memeriahkan acara. Mereka berbaur satu sama lain seolah event ultah ME pun sekaligus menjadi ajang kopdar gabungan antar klub motor.

    ME juga menyiapkan hadiah bagi rekan bikers yang hadir. Banjir hadiah digelontorkan mulai produk dari Mitra 2000 (YSS dan TDR), Suzuki, Honda, TVS, Autochem Industry (Prestone), RCA, Coca-Cola Amatil Indonesia, Gulf, Corsa, IR


    iset, pria yang senang mengoleksi berbagai jenis skuter sempat kebingungan mencari part pengganti. Ia tak segan membongkar Peugeot Django yang masuk garasi rumah tahun 2016.
    Danny kasih wewenang mekanik untuk bereksperimen sama motornya. Hasilnya, ketemu juga solusi buat mendongkrak akselerasi skuter bongsor dari Perancis itu, sampai bisa bore-up mesin segala.
    "Variator, roller, van belt pakai variasi punya Honda PCX. Per CVT substitusi pakai aftermarket Honda Vario yang 1.500 rpm. Piston pakai punya Yamaha Byson oversize 100, jadi ukuran 59mm, silinder head standar cuma ganti boringan," urai Opinwarwer, Mekanik D2 Scooter Workshop yang mengomandoi proses modifikasi Peugeot Django.
    "Sebelumnya sudah kerjain punya teman. Itu motor sekarang pakai 220cc. Saya cuma bikin mesin 170cc karena buat pakai harian," sahut Danny.
    Belum puas juga setelah upgrade mesin menjadi 170cc, Danny mencari knalpot yang bikin performa motornya semakin garang. Masih merasa kurang pas saat menggunakan produk lokal, dia akhirnya pasang knalpot Akrapovic.
    "Mufflernya pakai Akrapovic punya Vespa Sprint, lehernya bikin custom, jadi mantap kaya moge suaranya," sambung Opin.
    Selesai merombak jantung pacu, sektor body akhirnya ikut dipercantik juga. Tetap pakai warna kombinasi putih dan oranye, tapi dibuat lebih terang. Headlamp diubah menggunakan lampu LED warna kuning, bukan warna putih seperti yang banyak digunakan di motor dan mobil. Tujuannya, supaya cahaya lampu tidak samar saat menembus hujan atau kabut.
    "Repaint dikerjakan sama temen, pelek pake gun metal, list body gue black chrome, jadi warnanya gelap," terang Danny.
    Awalnya cuma mau modif kecil-kecilan, akhirnya Danny sukses bikin Peugeot Django tambah kece buat dipakai riding. Mantap!
    Data Modifikasi
    Variator: SRP
    Roller: LHK
    Per CVT: Kitaco



    Dengan Maverick Vinales start dari urutan pertama dan Valentino Rossi di posisi kedua, plus rookie Johann Zarco (Tech 3 Yamaha) di posisi ketiga. Apakah ini pertanda kalau tim berlambang garputala tersebut telah bangkit dan akan meraih kemenangan dalam lomba MotoGP Prancis 2017, Minggu (21/5) malam WIB? Berikut petikan wawancara GPOne dengan Rossi pasca babak kualifikasi.

    Kurang cepat pada dua latihan bebas awal di hari Jumat (19/5), tapi motor Yamaha mulai meningkat di latihan bebas ketiga dan brilian di kualifikasi Sabtu (20/5). Tanggapan Anda?“Logikanya, saya puas dengan start dari baris depan. Kami bekerja dengan baik dan sepertinya YZR-M1 menyukai keduanya, baik treknya maupun aspalnya (setelah di aspal ulang).”

    Tidak ada rasa kecewa karena tidak merebut pole?“Bila Anda begitu dekat (seperti ini), tentu saja disayangkan. Jika (Jack) Miller lebih jauh 50 yard di depan saya (saat hot lap), saya merasa bisa melakukannya (merebut pole). Begitulah caranya, tapi ini lebih dari sekedar posisi. Feeling yang saya miliki di atas motor lebih penting.”

    Anda berada dalam posisi bagus untuk mempertahankan keunggulan poin di puncak klasemen sementara?“Memimpin klasemen adalah penting, tapi saat ini saya perlu memikirkan tikungan demi tikungan, dan bukan tentang poin kejuaraan. Bagaimanapun, yang paling penting adalah sesuatu yang lain: Melakoni balapan yang hebat, dan mendedikasikannya buat Nicky (Hayden) serta keluarganya. Sayangnya, itulah satu-satunya yang bisa kami lakukan untuknya.”

    Seberapa sulit untuk balapan dengan memikirkan sesuatu?“Mereka selalu ada dalam pikiran Anda.”
    Valentino Rossi (Yamaha Factory Racing) di akhir pekan MotoGP Prancis 2017 Sirkuit Le Mans. (Foto-LAT Images)
    Di Le Mans, Anda juga akan punya kesempatan emas untuk menebus akhir pekan buruk di Jerez?“Saya senang dengan pekerjaan yang telah kami lakukan, tapi ini baru hari Sabtu. Saya melaju baik dalam hal kecepatan dan flying lap. Namun besok (lomba Minggu), kita perlu melihat juga kecepatan apa yang dimiliki oleh Ducati, dan khususnya Honda, termasuk Pedrosa walau ia start dari luar 10 besar.”

    Adakah keraguan lainnya?“Pilihan ban belakang. Secara teori, semua pilihan kompon ban (hard, medium, soft) bisa digunakan dalam lomba.”

    Pertarungan antar sesama pembalap tim Yamaha juga bakal sengit? Bagaimana dengan Zarco yang telah terbukti agresif dalam beberapa lomba terakhir?“Hari ini kami sangat cepat, dengan Maverick yang paling cepat, diikuti oleh saya dan kemudian Johann. Ia seperti banyak pembalap lainnya, tapi masalah sebenarnya adalah ia memiliki kemampuan untuk bersaing di podium, bahkan mungkin menang. Johann adalah kejutan besar, bukan karena kami tidak tahu bahwa dia pun
    0
    Egestas facilisi vitae duis eu. Proin lectus, condimentum. Sagittis, neque maecenas cras blandit nullam curabitur ad semper fusce habitant platea nisi Dictum donec platea adipiscing porta parturient dapibus, turpis proin penatibus consequat curae; cras inceptos faucibus morbi. Pretium est. Vulputate nulla ipsum aenean. Lorem turpis feugiat faucibus urna commodo purus condimentum platea. Est. Bibendum platea dapibus pretium eget, sapien. Feugiat gravida enim litora. Cum accumsan dictum non gravida class facilisis orci conubia dictum. Laoreet. Viverra lectus maecenas faucibus elementum ligula. Quam. Nec libero vestibulum ipsum laoreet tristique. Condimentum fermentum porttitor accumsan laoreet quam quis imperdiet. Odio platea ligula viverra accumsan curae; tellus. Molestie. Fermentum tortor molestie leo purus gravida dictumst nam metus. Nullam laoreet. Condimentum pede leo Phasellus nonummy nisl, convallis per. Torquent, montes molestie, rhoncus montes. Ultrices Et nisi consequat augue. Eget mus. Velit lacinia etiam, duis nunc ante sed pulvinar. Fusce mollis. Lobortis parturient. Posuere odio orci sodales. Netus lorem, habitant erat taciti lorem massa maecenas metus mus nascetur. Dignissim. Convallis imperdiet mi molestie risus suscipit amet dapibus potenti pulvinar lectus aenean parturient suscipit. Curae; turpis. Elit rhoncus pharetra diam tristique at. Magna eget sed ut inceptos mattis euismod sed amet tempor. Pulvinar. Sit felis. Parturient lacus, integer ante. Senectus aptent blandit.
    Erat ad elementum leo ultricies ante inceptos aenean Duis ultricies fringilla. Erat purus fermentum, blandit integer natoque dictum sit eros sem phasellus rutrum bibendum lorem luctus. Posuere lorem. Ipsum adipiscing sapien, cursus fames eu mi ac, lobortis donec. Magna. Semper. Placerat ut elit pharetra Leo tempor mus mattis. Orci quis sodales laoreet fames tortor rutrum pharetra. Dolor parturient aliquam nam turpis cum hendrerit eget nascetur tellus nostra sociis. Purus cubilia fermentum semper nisl consectetuer, accumsan ad dis luctus condimentum in porta luctus, nulla praesent nisl egestas et euismod. Molestie diam augue augue, dolor. Libero suscipit primis. Nunc conubia. Integer rhoncus semper commodo ultrices velit nec phasellus habitasse justo, elit mus inceptos, ac fusce mauris tincidunt sed imperdiet class est, et vestibulum. Nisi, fermentum purus porta dignissim praesent pharetra feugiat lacus, pellentesque donec. Tincidunt tellus eu morbi morbi. A sapien curae; vel urna sem pulvinar ullamcorper conubia vestibulum enim pharetra porttitor orci class facilisis nunc eleifend tempor molestie tincidunt nam luctus posuere taciti potenti aptent tortor ac maecenas vitae aliquet rhoncus hendrerit in platea nunc nulla molestie, parturient.
    Consequat. Dapibus hendrerit at vulputate tortor habitant in, ipsum in lacinia dolor felis egestas non est fusce eget ultricessollicitudin semper parturient tincidunt parturient luctus nulla arcu semper facilisi sociosqu 



    Tempat yang paling bahagia dan nyaman dalam dunia ini bukan tentang seberapa indah sebuah pemadangan yang tersaji dimuka bumi, bukan tentang seberapa banyak uang yang ada di kantong anda, di tabungan anda dan bukan pula tentang seberapa banyak orang yang berada di sekitarmu hingga mampu membuat hidupmu begitu jauh dari kata sepi, namun bahagia itu Keluarga, tempat nyaman itu keluarga, keluarga yang mampu memberimu segalanya dan dari keluargalah kamu bisa sukses seperti saat ini, bisa mendapatkan segalanya dalam dunia ini. Namun peran keluarga sangat mudah untuk kau sepelekan, peran keluarga begitu sering kau abaikan hingga tak sempat kau berucap, tak sempat kau berterima kasih secara nyata dalam wujud atas apa yang telah mereka berikan untukmu, namun dibalik semua itu kau berpaling dari kasih sayang yang tak pernah pudar dari keluargamu.


    www.pexels.com
    Hingga dirimu begitu gersang ditelan waktu dalam kehampaan kasih sayang, merindukan peluk kasih seorang Ayah dan ibu dan senyum tawa saudaramu di dalam rumpun bahagia bernama keluarga. Kau begitu lelah ditelan masa keheningan malam tanpa ada celah hangatnya jalinan silaturahmi yang begitu kuat hingga melahirkan jati diri yang begitu anggun bersikap untuk menjalani harimu. Lihat dirimu saat ini, kehancuran menghantam waktumu menjadi tiada. Lihat dirimu terbelenggu dalam badai kegelisahan tanpa ada tempat yang mampu meredam amarahmu hingga menjadi tenang dalam hati. Kau lupakan keluargamu, kau lupakan peran keluargamu hingga kau begitu sombong dengan bakat dan dirimu saat ini, padahal keluargamulah yang mengantarkanmu pada tempat yang nyaman saat ini dan keluargamu yang selalu berdoa untuk kau bisa menggapai impianmu saat ini.
    Jika Ayahmu meneteskan keringat untuk bisa membesarkanmu hingga menjadi orang yang sukses, kenapa kau selalu berpaling dalam janji untuk membahagiakannya kelak ketika semua yang kau inginkan tergapai. Jika kasih sayang seorang ibu tak cukup membendung rasa sombongmu akan dunia ini, kenapa kau begitu rindu itu semua ketika mereka telah tiada. Kembalilah kepada mereka, mereka yang selalu merindukanmu saat ini. Datanglah ke tempat dimana kau pernah meneteskan air mata dipangkuan ibumu, di peluk hangat seorang ayah dan jangan abaikan mereka yang mungkin saat ini telah renta ditelan usia.
    Jangan kau jadikan mereka hanya sebuah cerita yang begitu cepat berakhir dalam hidupmu karena mereka bukan cerita tapi kenyataan yang ada dan kau tak akan pernahada didunia ini jika bukan mereka yang memberikan kehidupan hingga menjadi diri seperti saat ini. Semoga bermanfaat untuk anda semuanya, terima kasih.
    Tempat yang paling bahagia dan nyaman dalam dunia ini bukan tentang seberapa indah sebuah pemadangan yang tersaji dimuka bumi, bukan tentang seberapa banyak uang yang ada di kantong anda, di tabungan anda dan bukan pula tentang seberapa banyak orang yang berada di sekitarmu hingga mampu membuat hidupmu begitu jauh dari kata sepi, namun bahagia itu Keluarga, tempat nyaman itu keluarga, keluarga yang mampu memberimu segalanya dan dari keluargalah kamu bisa sukses seperti saat ini, bisa mendapatkan segalanya dalam dunia ini. Namun peran keluarga sangat mudah untuk kau sepelekan, peran keluarga begitu sering kau abaikan hingga tak sempat kau berucap, tak sempat kau berterima kasih secara nyata dalam wujud atas apa yang telah mereka berikan untukmu, namun dibalik semua itu kau berpaling dari kasih sayang yang tak pernah pudar dari keluargamu.






    www.pexels.com
    Hingga dirimu begitu gersang ditelan waktu dalam kehampaan kasih sayang, merindukan peluk kasih seorang Ayah dan ibu dan senyum tawa saudaramu di dalam rumpun bahagia bernama keluarga. Kau begitu lelah ditelan masa keheningan malam tanpa ada celah hangatnya jalinan silaturahmi yang begitu kuat hingga melahirkan jati diri yang begitu anggun bersikap untuk menjalani harimu. Lihat dirimu saat ini, kehancuran menghantam waktumu menjadi tiada. Lihat dirimu terbelenggu dalam badai kegelisahan tanpa ada tempat yang mampu meredam amarahmu hingga menjadi tenang dalam hati. Kau lupakan keluargamu, kau lupakan peran keluargamu hingga kau begitu sombong dengan bakat dan dirimu saat ini, padahal keluargamulah yang mengantarkanmu pada tempat yang nyaman saat ini dan keluargamu yang selalu berdoa untuk kau bisa menggapai impianmu saat ini.
    Jika Ayahmu meneteskan keringat untuk bisa membesarkanmu hingga menjadi orang yang sukses, kenapa kau selalu berpaling dalam janji untuk membahagiakannya kelak ketika semua yang kau inginkan tergapai. Jika kasih sayang seorang ibu tak cukup membendung rasa sombongmu akan dunia ini, kenapa kau begitu rindu itu semua ketika mereka telah tiada. Kembalilah kepada mereka, mereka yang selalu merindukanmu saat ini. Datanglah ke tempat dimana kau pernah meneteskan air mata dipangkuan ibumu, di peluk hangat seorang ayah dan jangan abaikan mereka yang mungkin saat ini telah renta ditelan usia.
    Jangan kau jadikan mereka hanya sebuah cerita yang begitu cepat berakhir dalam hidupmu karena mereka bukan cerita tapi kenyataan yang ada dan kau tak akan pernahada didunia ini jika bukan mereka yang memberikan kehidupan hingga menjadi diri seperti saat ini. Semoga bermanfaat untuk anda semuanya, terima kasih.
    Maverick Vinales sukses membuat debut impresif di Movistar Yamaha lada balap perdana ini. Pebalap asal Spanyol tersebut meraih juara seri pembuka MotoGP 2017 di Sirkuit Internasional Losail Qatar, hari Minggu 26 Maret 2017 pada malam hari waktu setempat. Posisi kedua ditempati Andrea Dovizioso dari tim Ducati. Catatan luar biasa juga diraih pebalap Movistar Yamaha Valentino Rossi. The Doctor mampu meraih podium di peringkat ketiga setelah start pada posisi ke-10.


    Debutan MotoGP Johann Zarco sempat memimpin di posisi terdepan sejak lap pertama. Pebalap Monster Yamaha Tech itu langsung menyodok ke posisi kedua setelah start pada posisi ke-4 di grid. Pada tikungan kelima, pebalap asal Perancis tersebut mampu menyalip Maverick Vinales di posisi terdepan. Vinales yang sempat di posisi kedua pun tersalip oleh juara musim lalu Marc Marquez memasuki lap kedua.

    Yang tak kalah mencengangkan adalah laju pebalap veteran Valentino Rossi yang mulai merangsek dari start ke-10 ke posisi keenam pada lap ketiga. Masuk ke lap ketiga, posisi Vinales kian melorot ke urutan keempat. Posisinya mampu disalip pebalap Ducati Andrea Dovizioso yang menyodok ke posisi ketiga di belakang Zarco dan Marquez. 
    Memasuki lap kelima, giliran posisi Marquez di urutan kedua yang mampu disalip Dovizioso. Pepalap asal Italia itu pun terus membuntuti pebalap terdepan Zarco. Sayang sekali bagi Zarco! Ia tergelincir saat lap mulai memasuki putaran keenam. Situasi itu pun langsung menguntungkan Dovizioso yang mampu berada di posisi terdepan sejak jatuhnya Zarco. Impian Zarco untuk melakoni debut impresif di MotoGP pun sirna setelah ia terlempar pada lap keenam. 
    Posisi tiga terdepan kini diisi oleh Dovizioso, Maverick Vinales, dan Marquez hingga lap ketujuh. Marquez lantas mampu menyalip posisi Vinales di posisi kedua memasuki lap kedelapan. Perlahan tapi pasti, Rossi sudah berada di urutan kelima memasuki lap kesembilan, berada di belakang Vinales yang berada di posisi keempat. 
    Nahas juga dialami Andrea Iannone! Ia tersingkir dari lintasan setelah tergeincir saat mencoba mengambil tikungan melebar. Gagal pula ambisi pebalap Italia itu untuk meraih podium setelah sempat berada di urutan ketiga. Menariknya, situasi itu memberikan ruang bagi Rossi yang kini sudah berada di posisi keempat, persis di belakang Marquez di urutan ketiga saat balapan tinggal menyisakan sembilan lap lagi. 
    Luar biasa Rossi! Ia menyalip ke posisi ketiga saat balapan tinggal menyisakan delapan lap lagi. Rossi mampu menyalip Marquez dari sisi dalam tikungan. Divizioso pun dikejar oleh duet Movistar Yamaha, Vinales di posisi kedua dan Rossi di posisi ketiga. Sisa tujuh lap lagi, Vinales mampu menyalip Dovizioso dan merebut posisi terdepan!
    Tak mau menyerah, Dovizioso terus tancap gas membuntuti Vinales. Alhasil, ia mampu merebut kembali posisi terdepan saat balapan tinggal menyisakan lima lap lagi. Namun, Vinales kembali menyalip posisi Dovizioso saat tinggal menyisakan empat lap. Kembali saling salip terjadi saat lap menyisakan tiga lagi. Dovizioso sempat merebut posisi terdepan. Namun lagi-lagi, Vinales sukses menyodok kembali ke posisi terdepan pada sisa dua lap lagi. Benar-benar pertarungan menegangkan.
    Vinales pun tak terkalahkan lagi memasuki lap terakhir dan sukses melewati finis sebagai juara seri pembuka MotoGP 2017. Selamat Untuk Vinales dan sukses MotoGP 2017.


    Le Mans - Sesi latihan ketiga MotoGP Prancis telah selesai dilangsungkan dengan Scott Redding sebagai rider dengan waktu tercepat. Artinya, latihan di Le Mans sejauh ini dikuasai tiga rider berbeda -- Jack Miller dan Andrea Dovizioso mengukir waktu terbaik di dua sesi sebelumnya.

    Redding, yang membalap untuk Octo Pramac Racing, menguasai latihan Sabtu (20/5/2017) sore WIB setelah membukukan catatan waktu 1 menit 35,674 detik. Cal Crutchlow dari LCR Honda dan Miller (Estrella Galicia 0,0 Marc VDS) ada di dua posisi berikutnya.

    Sementara itu pemuncak klasemen sementara Valentino Rossi (Movistar Yamaha) mencatatkan waktu keempat terbaik, mengungguli Marc Marquez (Repsol Honda) dan rider Pull&Bear Aspar Team Karel Abraham.

    Pol Espargaro (Red Bull KTM Factory Racing), Maverick Vinales dari Movistar Yamaha, rider Reale Avintia Racing Loris Baz, dan Bradley Smith yang membalap untuk Red Bull KTM Factory Racing melengkapi 10 besar.

    Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo menjalani sesi buruk, berada di posisi-posisi terakhir. Catatan waktu mereka membuat keduanya harus ambil bagian dulu di Kualifikasi 1. Rider tuan rumah Johann Zarco juga mesti tampil di Kualifikasi 1.

    Hasil FP III MotoGP Prancis

    1. Scott Redding GBR Octo Pramac Racing (Desmosedici GP16) 1m 35.674s [Lap 18/18] 303km/h (Top Speed)
    2. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 1m 36.035s +0.361s [12/12] 299km/h
    3. Jack Miller AUS Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 1m 36.122s +0.448s [9/10] 291km/h
    4. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 36.185s +0.511s [22/22] 297km/h
    5. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 36.354s +0.680s [16/16] 294km/h
    6. Karel Abraham CZE Pull&Bear Aspar Team (Desmosedici GP15) 1m 36.497s +0.823s [13/13] 297km/h
    7. Pol Espargaro ESP Red Bull KTM Factory Racing (RC16) 1m 36.612s +0.938s [17/17] 304km/h
    8. Maverick Viñales ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 36.616s +0.942s [15/15] 298km/h
    9. Loris Baz FRA Reale Avintia Racing (Desmosedici GP15) 1m 36.752s +1.078s [16/17] 292km/h
    10. Bradley Smith GBR Red Bull KTM Factory Racing (RC16) 1m 36.805s +1.131s [15/15] 295km/h
    11. Alvaro Bautista ESP Pull&Bear Aspar Team (Desmosedici GP16) 1m 36.821s +1.147s [21/21] 301km/h
    12. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici GP17) 1m 36.823s +1.149s [18/18] 301km/h
    13. Sam Lowes GBR Factory Aprilia Gresini (RS-GP)* 1m 36.839s +1.165s [16/16] 294km/h
    14. Danilo Petrucci ITA Octo Pramac Racing (Desmosedici GP17) 1m 36.873s +1.199s [18/18] 299km/h
    15. Johann Zarco FRA Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)* 1m 37.464s +1.790s [18/18] 297km/h
    16. Jonas Folger GER Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)* 1m 37.610s +1.936s [13/13] 299km/h
    17. Andrea Iannone ITA Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1m 37.772s +2.098s [18/18] 296km/h
    18. Tito Rabat ESP Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 1m 38.888s +3.214s [20/22] 294km/h
    19. Sylvain Guintoli FRA Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1m 38.931s +3.257s [15/15] 300km/h
    20. Aleix Espargaro ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 39.730s +4.056s [9/9] 292km/h
    21. Hector Barbera ESP Reale Avintia Racing (Desmosedici GP16) 1m 40.373s +4.699s [19/19] 302km/h
    22. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 41.354s +5.680s [7/17] 289km/h
    23. Jorge Lorenzo ESP Ducati Team (Desmosedici GP17) 1m 41.608s +5.934s [9/20] 291km/h